Caleg Perempuan Butuh Motivator Politik

Data menunjukkan pasca Pemilu Legislatif 2009 diperkirakan caleg yang stres sebanyak 180.000 orang, yang mengalami gangguan jiwa berat 4.800 orang, dan yang memerlukan perawatan di rumah sakit 480 orang. Menyadari potensi meningkatnya caleg stres dan bahkan bisa gila akibat politik berbiaya tinggi pada Pemilu Legislatif 2014, Kantor Pemberdayaan Perempuan Sumatera Barat melakukan pembekalan politik kepada seluruh caleg perempuan di Sumatera Barat.Caleg Perempuan Butuh Motivator Politik

Acara yang digelar selama dua hari tanggal 25-26 November 2014 di Hotel Basko kota Padang ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompoten dibidangnya. Satu diantaranya adalah motivator politik yang juga direktur eksekutif Sipil Institut Jakarta Ruslan Ismail Mage. Bang Ruslan demikian biasa disapa mencoba memetakan dan menjelaskan secara sistematis dari A sampai Z cara cerdas berpolitik dengan biaya murah. Hal ini penting, karena pada dasarnya berpolitik itu bisa menjadi murah kalau memahami strategi investasi politik.

Hampir 300 orang caleg perempuan yang berasal dari seluruh partai politik peserta pemilu menyambut antusias kehadiran Bang Ruslan dengan bahasa familiar mencoba mencabut keraguan politisi perempuan untuk bertarung dengan segala energi positif dan potensi dirinya dalam memenangkan pemilu 2014. Untuk membuktikan politik itu bisa murah, Bang Ruslan merekontruksi ulang persepsi caleg perempuan tentang modal. Modal itu jangan hanya selalu dipersepsikan sebagai uang, karena masih ada empat modal utama dalam mencapai kemenangan selain modal finansil yaitu : modal ide, modal mental, modal sosial, dan modal doa. Kalau memasimalkan empat modal ini, bisa lebih daksyat kekuatannya mendatangkan suara dibandingkan modal finansial (money politics).

Sementara untuk mengalahkan politisi lelaki, Bang Ruslan memotivasi politisi perempuan untuk melakukan minimal dua hal. Pertama, menjadi manusia pembelajar anti korupsi  yang terus menerus meningkatkan kualitasnya, karena sejatinya politisi itu adalah manusia pembelajar yang bertugas mendesain masa depan negara dan daerahnya. Kedua, jangan tunda waktu menjadi pelayan-pelayan kemanusiaan di tengah masyarakatnya. Ada tiga indikator keterpilihan caleg pada Pemilu legislatif 2014 yaitu : bagaimana menghargai waktu (konsisten menjalin silaturahmi), bagaimana bentuk komunikasinya, dan bagaimana etika perilakunya selama ini.

Dalam sesi dialog, caleg perempuan dari Partai Nasdem mengatakan, setelah mendapat motivasi dari bapak Ruslan Ismail Mage kami tidak ragu lagi untuk terjun ke politik, karena ternyata perempuan memiliki banyak potensi untuk berpolitik. Walaupun belum pernah bertemu bapak Mario Teguh, tetapi sekarang kami sudah bertemu bapak Ruslan Ismail Mage seorang motivator politik yang sangat dahsyat membakar semangat kami untuk berjuang demi rakyat, bukan demi uang.

Seluruh peserta sangat mengepresiasi kehadiran motivator politik dalam acara pembekalan politik ini, sebagaimana pernyataan caleg perempuan dari PKS yang berterimakasih kepada Badan Pemberdayaan Perempuan Sumatera Barat yang telah mendatangkan Bapak Ruslan Ismail Mage memotivasi caleg perempuan yang selama ini selalu dijadikan warga negara kelas dua, dan hanya dijadikan subordinasi dari sistem politik Indonesia. Menurutnya semua materi yang disampaikan selama kurang lebih empat jam benar-benar bisa menginspirasi kami caleg perempuan untuk menjadi politisi tangguh yang cerdas memanfaatkan setiap peluang dengan meminimalkan biaya politik. (Adi Babuljannah)

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.