Jangan Pernah Menyerah

Oleh: Yusuf Senopati Riyanto

Kondisi serta keadaan yang semakin hari semakin tidak menentu, disatu sisi kita, masyarakat mau tidak mau, suka tidak suka harus merasakan getirnya berbagai akibat kenaikan bahan pokok. Untuk beberapa jenis tertentu telah mengalami kenaikan sebelum ada pengumuman kenaikan BBM, yang telah diputuskan oleh Parlemen melalui sidang Paripurna 30 Maret 2012 yang lalu. Terjadinya berbagai gejolak dikarenakan tidak adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah serta lembaga yang mewakili suara masyarakat.

Semua seolah berjalan masing-masing dan sebagian ada yang telah terjun bebas. Berbagai gejolak mahasiswa terjadi, termasuk pemblokiran jalan, apa yang salah? Adalah tidak mau mendengarnya para penguasa, entah itu eksekutif ataupun legislatif Dalam konteks ini seharusnya ada sinergi diantara lembaga Negara, termasuk para Kepala Daerah.

Antisipasi terhadap keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah laksanakan pperasi pasar yang sifatnya tidak hanya ‘Sidak’, melainkan mekanisme untuk stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok. Termasuk melaksanakan ‘Pasar Murah’ yang sifatnya bukan seremonial belaka. Sehingga terdapat penyesuaian terhadap daya beli masyarakat. Kita telah berkali-kali mengalami berbagai hal berkaitan dengan ketidak pastian yang hingga hari ini penyelesaian bagai Message in the Bottle, terombang-ambing menanti seseorang yang berani menemukannya dan membukanya.

Apakah tidak ada jalan keluar? Apa yang terjadi?, gunakan kebersamaan, akal sehat. Apabila tidak maka terlalu mahal sebuah nilai, arti Demokrasi. Jangan terombang-ambing. Masyarakat, jangan pernah letih, karena tadi, sebab akibat tidak adanya sinergi antar komponen. Kita ingat bahwa harapan selalu ada. Positif.

Menggapai Langit

Jangan sampai berbagai hal hanya menimbulkan keterombang-ambingan serta polemik, untuk masyarakat,hampir mirip dengan menggapai langit, dalam implementasinya. Harus jelas. Sekali lagi tidak terombang-ambing. Apakah ini menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat? Iya apabila situasi kondisi secara menyeluruh tidak terombang-ambing.

Alangkah indahnya apabila berbagai rangkaian diatas berjalan dengan bijak dan arif. Sinergi antar komponen Masyarakat. Masyarakat ingin didengarkan aspirasinya dari berbagai kebijakan yang diputuskan bersama antara komponen yang sepertinya keinginan tersebut belum terpenuhi.

*Penulis adalah alumni Magister Hukum UNPAD Bandung

- detikNews / Kamis, 05/04/2012 11:26 WIB

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.