Memberantas Kapitalisasi Politik

Direktur Eksekutif SIPIL INSTITUT melakukan dialog interaktif di TV Lokal dengan tema “Staregi Cerdas Investasi Politik Menuju 2014” yang memperkenalkan konsep berpolitik dengan biaya murah. Inilah salah satu misi SIPIL INSTITUT untuk menghilangkan atau minimal mengurangi kapitalisasi politik di Indonesia. SIPIL INSTITUT berkeliling kampus-kampus mempelopori gerakan memberantas kapitalisasi politik. Gerakan ini menjadi penting, karena biaya politik selalu berbanding lurus dengan tingkat korupsi.

Semakin tinggi biaya politik semakin tinggi tingkat korupsi. Jadi cikal bakal munculnya korupsi berasal dari money politic, dan money politic di wilayah demokrasi liberal tidak bisa dihilangkan dengan Undang-Undang, seminar atau himbauan, tapi harus dengan turun langsung ke masyarakat untuk merekontruksi ulang pemkiran pemilih dengan memberi pemahaman bahwa :

(1). Jangan pernah memilih pemimpin dan wakil rakyat hanya saat musim kampanye pemilu. (2). Jangan pernah memilih pemimpin dan wakil rakyat berdasarkan sebungkus indomie, baju kaos, uang Rp 100.000, atau sebungkus sembako. (3). Jangan pernah memilih pemimpin dan wakil rakyat berdasarkan obral foto di pinggir jalan. (4). Jangan pernah memilih wakil rakyat yang hanya mengirim spanduk untuk menyapa rakyatnya saat musim kampanye.

Kalau ada politisi yang memberi uang, silahkan ambil uangnya lupakan orangnya. Politisi yang menggunakan money politic pada saat kampanye, hampir bisa dipastikan tidak pernah akan memikirkan rakyat dan akan menjadi bibit koruptor yang akan merampok uang rakyat.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.