PEMULUNG POLITIK

PEMULUNG POLITIK

Oleh : Djaja Nur Mas

 

RIM (Ruslan Ismail Mage) dalam rilisnya mengajak bergabung dalam investasi politik untuk mendapatkan politikus yang berkualitas dan visioner di 2014 . Kendati saya setuju dengan ide kreatifnya tapi terus terang saya tidak berminat untuk memikirkan politik yang semakin memusingkan publik. Kemudian kembali mengajak untuk mengunjungi “rumah barunya” di Industri Politik.

Awalnya saya berpikir ada apa di dalam kawasan industri politik? Lalu apakah politik sudah menjadi suatu industri seperti industri barang umumnya? RIM kemudian meminta saya untuk memberi catatan tentang “Pemulung Politik”

Dalam bayangan saya, dalam “Industri Politik” pasti perlu: bahan mentah (row input), proses, dukungan instrumen (instrumental input) dan juga lingkungan (environmental input). Bayangan berikutnya, dari mana dan bagaimana mendapatkan bahan mentah
yang berkualitas dolihat dari potensi dan terutama moralnya. Bukankah setiap hari kita disodorkan tayangan tentang kebobrokan dalam segala hal dan disemua bidang. Kita seolah berada dan dikelilingi oleh tumpukan sampah.
Bayangan berikutnya, terbayang para pemulung yang tekun menjemput rezeki halal ditempat yang kotor, sementara koruptor asyik mengais rezeki haram ditempat bersih. Pemulung sangat lihat melihat dan mendapatkan bahan yang sudah dicampakkan ditempat kotor yang sebenarnya hanya terkena kotoran sehingga sepintas kelihatan kotor.

Ditangan pemulung bahan tersebut dibersihkan sampai akhirnya ketangan
pengrajin. Jangan heran kalau botol plastik bekas kemasan air mineral bisa jadi
lampu hias ditangan pengrajin dengan harga jual melebihi harga kemasan
aslinya. Demikian pula dengan bahan lainnya.

Lantas bagaimana dengan “Pemulung Politik“. Bisakah menemukan bahan
baku Industri Politik ditengah tumpukan sampah masyarakat yang sudah menggunung?. Mestinya bisa kalau mau belajar dari  keyakinan, ketekunan dan kelihaian Pemulung.

Di tengah tumpukan sampah masyarakat pasti masih ada yang bersih atau bisa dibersihkan. Selain perlu bahan baku yang bersih dan berkualitas, perlu instrumen
antara lain berupa aturan yang mendukung dan meminimis pengaruh lingkungan Parpol yang amburadul. Selama langit belum runtuh, silahkan berikhtiar untuk kebaikan bersama. Semoga berhasil melalui Industri Politik, dan selamat untuk ide kreatifnya RIM.

 

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.